Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Terintegritas di Papua Rampung Maret 2027

Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Terintegritas di Papua Rampung Maret 2027

MEDIAAKTUAL.CO.ID — Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat terintegritas di tiga wilayah Papua selesai pada Maret 2027. Proyek senilai kurang lebih Rp1 triliun itu menyediakan daya tampung 2.520 peserta didik per lokasi dan telah berjalan satu bulan dengan progres 4 persen.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti menyatakan pembangunan Sekolah Rakyat terintegritas di Papua telah dimulai sejak satu bulan lalu. Progres konstruksi saat ini baru mencapai 4 persen dari total pekerjaan.

Diana menyampaikan hal itu saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono meninjau Sekolah Rakyat di Balai Latihan Kerja Industri Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura.

Tiga Lokasi dan Daya Tampung 2.520 Siswa per Sekolah

Pembangunan Sekolah Rakyat terintegritas menyebar di tiga wilayah Papua, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Sarmi, dan Biak Numfor. Setiap lokasi dirancang menampung 2.520 peserta didik.

Diana merinci fasilitas yang dibangun mencakup gedung sekolah, asrama, ruang serbaguna, tempat peribadatan, sarana olahraga, hingga mess untuk tenaga pendidik. Penataan itu mengikuti arahan Presiden agar peserta didik mendapat dukungan kegiatan di luar akademik.

"Sesuai arahan dari bapak presiden bahwa Sekolah Rakyat terintegrasi yang dibangun akan menampung seluruh peserta didik dan terdapat berbagai fasilitas pendukung dalam membantu meningkatkan kemampuan mereka di luar akademik," kata Diana.

Anggaran Rp1 Triliun dan Sasaran Penyelesaian

Total anggaran pembangunan tiga Sekolah Rakyat terintegritas di Papua mencapai kurang lebih Rp1 triliun. Nilai itu menutup pekerjaan konstruksi di Kota Jayapura, Kabupaten Sarmi, dan Biak Numfor.

"Anggaran pengerjaan untuk Sekolah Rakyat tiga kabupaten di Papua kurang lebih mencapai Rp1 triliun," ujar Diana.

Dengan progres yang baru 4 persen, sisa waktu sekitar dua tahun menjadi penentu apakah target Maret 2027 bisa dipenuhi. Kementerian PU belum memerinci jadwal tahapan konstruksi per lokasi maupun mekanisme pengawasan di lapangan.

Pemenuhan Kebutuhan Pendidikan di Papua

Pembangunan sekolah berasrama ini diarahkan menjawab kebutuhan layanan pendidikan di Papua. Model terintegritas dipilih agar peserta didik mendapat pendidikan akademik sekaligus pembinaan keterampilan di satu kawasan.

Kementerian PU menyebut pekerjaan berjalan serentak di tiga titik sejak sebulan terakhir. Belum ada keterangan resmi soal jumlah tenaga kerja yang dikerahkan maupun kendala lapangan yang dihadapi kontraktor.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index