Serangan Bom Bunuh Diri di Kantor Polisi Kohat Pakistan Tewaskan 21 Orang

Sabtu, 19 September 2026 | 10:40:00 WIB

MEDIAAKTUAL.CO.ID — Sebanyak 21 orang tewas dan lebih dari 80 lainnya terluka setelah kendaraan bermuatan bom menabrak kantor polisi di Kota Kohat, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Lima belas di antara korban tewas merupakan anggota kepolisian yang bertugas di kompleks tersebut. Tiga korban luka dilaporkan masih dalam kondisi kritis di rumah sakit setempat.

Kementerian Dalam Negeri Pakistan mengonfirmasi bahwa operasi penyelamatan dan pembersihan di lokasi masih berlangsung hingga Jumat (18/9) malam waktu setempat. Petugas medis dikerahkan ke kompleks kepolisian yang mengalami kerusakan parah, terutama pada masjid yang berdiri di sebelahnya.

Serangan bermula saat sebuah kendaraan yang membawa bahan peledak menabrak gerbang kantor polisi dan meledak. Ledakan itu meruntuhkan salah satu dinding masjid di dalam kompleks dan merusak sejumlah bangunan di sekitarnya.

Setelah ledakan pertama, tujuh militan bersenjata menerobos masuk ke dalam gedung. Enam di antaranya dilumpulkan pasukan keamanan, termasuk seorang pelaku bom bunuh diri dan seorang penembak jitu.

Kronologi Serangan di Kompleks Kepolisian Kohat

Insiden terjadi pada hari yang sama saat aparat keamanan Pakistan tengah meningkatkan kewaspadaan di wilayah barat laut negara itu. Kohat merupakan salah satu kota di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa yang berbatasan langsung dengan wilayah kesukuan.

Stasiun televisi Geo News melaporkan sedikitnya 16 orang tewas dan lebih dari 50 orang terluka pada tahap awal penghitungan. Angka korban kemudian bertambah seiring proses evakuasi yang masih berjalan.

Surat kabar Dawn, mengutip pejabat kepolisian dan petugas medis setempat, menyebut total korban tewas mencapai 21 orang. Lima belas di antaranya adalah personel kepolisian yang sedang bertugas di kantor tersebut.

Respons Presiden dan Perdana Menteri Pakistan

Presiden Pakistan Asif Ali Zardari mengecam serangan tersebut dan memerintahkan otoritas terkait untuk mempercepat penanganan korban. Ia juga meminta laporan menyeluruh mengenai sifat dan penyebab ledakan.

Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyampaikan instruksi serupa, dengan penekanan pada pemberian bantuan medis bagi para korban luka. Keduanya menegaskan bahwa pelaku akan diusut hingga tuntas.

Pemerintah daerah Khyber Pakhtunkhwa diminta berkoordinasi dengan rumah sakit setempat untuk memastikan perawatan bagi lebih dari 80 korban luka. Tiga korban yang kritis masih menjalani perawatan intensif.

Serangan Terkait di Wilayah yang Sama

Insiden di Kohat menambah daftar serangan terhadap kantor polisi di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa dalam beberapa waktu terakhir. Wilayah ini memang menjadi titik rawan bagi kelompok militan yang beroperasi di perbatasan Pakistan-Afghanistan.

Belum ada kelompok yang secara resmi mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Aparat keamanan masih menyelidiki identitas para pelaku dan jaringan yang menampung mereka.

Operasi penyelamatan di lokasi diperkirakan berlanjut hingga seluruh area kompleks dinyatakan aman. Pihak berwenang belum merilis jumlah korban tewas final karena proses identifikasi masih berlangsung.

Terkini