JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menyediakan pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pada September 2026, KUR Mandiri menawarkan plafon kredit mulai Rp10 juta, Rp100 juta, hingga Rp500 juta.
Program ini bertujuan memperluas akses pembiayaan usaha produktif, meningkatkan daya saing UMKM, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta menyerap tenaga kerja. KUR Mandiri ditujukan bagi UMKM produktif yang belum memiliki agunan tambahan atau agunannya belum mencukupi.
Sektor prioritas penerima pembiayaan ini meliputi pertanian, perburuan, kehutanan, kelautan, perikanan, industri pengolahan, konstruksi, pertambangan garam rakyat, pariwisata, serta jasa produksi. Per Juli 2026, penyaluran KUR Mandiri mencapai Rp25,63 triliun atau 62,5 persen dari target tahun 2026.
Adanya tabel KUR Mandiri memudahkan calon debitur melihat estimasi cicilan berdasarkan jumlah pinjaman dan tenor, sehingga lebih mudah menyesuaikan kemampuan bayar sebelum mengajukan kredit.
Skema KUR Bank Mandiri 2026 terbagi dalam beberapa jenis:
KUR Super Mikro: Plafon maksimal Rp10 juta, tenor modal kerja maksimal 3 tahun atau investasi 5 tahun, bunga 3 persen efektif per tahun. Bisa diajukan untuk usaha kurang dari 6 bulan jika memenuhi syarat pendampingan, pelatihan, komunitas, atau anggota keluarga berusaha.
KUR Mikro: Plafon Rp10 juta–Rp100 juta, tenor modal kerja maksimal 3 tahun atau investasi 5 tahun. Bunga bertahap 6 persen (penerima pertama) hingga 9 persen (penerima keempat). Usaha minimal berjalan 6 bulan (kecuali korban PHK berpelatihan/petani tebu kemitraan).
KUR Kecil: Plafon Rp100 juta–Rp500 juta, tenor modal kerja maksimal 4 tahun atau investasi 5 tahun. Bunga bertahap 6–9 persen per tahun dengan jaminan berupa objek yang dibiayai.
KUR Pekerja Migran Indonesia: Plafon maksimal Rp100 juta, tenor disesuaikan masa kontrak/magang (maksimal 3 tahun), bunga efektif 6 persen per tahun.
KUR Khusus: Plafon maksimal Rp500 juta, tenor modal kerja maksimal 4 tahun atau investasi 5 tahun, bunga efektif 6 persen per tahun untuk usaha minimal 6 bulan dengan mitra pendamping.
Berikut simulasi cicilan KUR Bank Mandiri September 2026 untuk plafon Rp100 juta:
12 Bulan: Rp8.606.643 per bulan
24 Bulan: Rp4.432.061 per bulan
36 Bulan: Rp3.042.194 per bulan
48 Bulan: Rp2.348.503 per bulan
60 Bulan: Rp1.933.280 per bulan
Simulasi untuk plafon lainnya mencakup cicilan plafon Rp10 juta tenor 12 bulan sebesar Rp860.664 per bulan, hingga plafon Rp500 juta tenor 60 bulan sebesar Rp9.666.401 per bulan.
Syarat pendaftaran KUR Mandiri 2026 meliputi NIB/SKU, e-KTP, NPWP (pinjaman di atas Rp50 juta), Kartu Keluarga, serta Akta Nikah/Cerai. Khusus pinjaman di atas Rp100 juta (KUR Kecil & Khusus), calon debitur wajib memiliki kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Bagi Pekerja Migran Indonesia, dokumen tambahan berupa perjanjian penempatan dan perjanjian kerja. Pengajuan dilakukan langsung di kantor cabang Bank Mandiri terdekat atau via Mandiri Call 14000 dengan mengisi formulir dan melengkapi berkas untuk verifikasi serta survei.
FAQ KUR Mandiri 2026:
Bunga berkisar 6 persen per tahun untuk penerima pertama dan naik bertahap hingga 9 persen bagi penerima berikutnya.
KUR Super Mikro dan Mikro umumnya tanpa jaminan tambahan, sedangkan KUR Kecil membutuhkan agunan berupa objek usaha.
Usaha baru dapat mengajukan KUR Super Mikro asal memenuhi syarat pendampingan/pelatihan.