Pabrik Speaker di Nganjuk Terbakar 5 Jam, Kerugian Ditaksir Rp10 Miliar

Jumat, 18 September 2026 | 15:30:00 WIB

MEDIAAKTUAL.CO.ID — Pabrik speaker aktif di Desa Lengkong, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, terbakar selama sekitar lima jam pada Jumat (18/9/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tetapi kerugian material ditaksir menembus Rp10 miliar. Petugas pemadam kebakaran sempat kesulitan memadamkan api karena tidak tersedia hidran di area pabrik.

Kebakaran menghanguskan gedung produksi pabrik speaker aktif di Desa Lengkong. Api pertama kali terlihat membesar dari bagian gedung tempat produksi berlangsung.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nganjuk yang menerima laporan langsung mengerahkan puluhan personel dan sejumlah mobil damkar ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung sekitar lima jam sebelum api benar-benar padam.

Hidran Tak Tersedia, Petugas Bolak-balik Cari Pasokan Air

Kendala utama di lapangan adalah tidak adanya hidran di kawasan pabrik. Petugas harus bolak-balik mengambil pasokan air dari lokasi lain agar proses pemadaman tetap berjalan.

Selain menyemprotkan air, petugas melakukan pembasahan di bangunan sekitar. Langkah itu diambil untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di area pabrik.

Kerugian Ditaksir Tembus Rp10 Miliar

Kerugian akibat kebakaran ditaksir lebih dari Rp10 miliar. Angka itu mencakup bangunan produksi dan peralatan yang berada di dalamnya.

Meski kerugian material besar, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Belum ada keterangan resmi soal jumlah pekerja yang berada di lokasi saat api mulai membesar.

Pabrik Pembuatan Speaker, Kata Damkar

Sekretaris Dinas Damkar Nganjuk Ardiansyah Winardi membenarkan objek yang terbakar merupakan pabrik pembuatan speaker.

"Objek yang terbakar merupakan pabrik pembuatan speaker," kata Ardiansyah, seperti dikutip dari keterangannya.

Sejumlah mobil pemadam masih bersiaga di lokasi setelah api padam. Petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Penyebab Kebakaran Belum Diketahui

Penyebab kebakaran belum diumumkan secara resmi. Investigasi biasanya dilakukan setelah proses pendinginan selesai untuk memastikan sumber api.

Kawasan industri di Nganjuk selama ini menjadi lokasi sejumlah pabrik manufaktur. Kejadian ini menambah daftar kebakaran bangunan industri yang terkendala keterbatasan sumber air di lokasi.

Dinas Damkar Nganjuk belum merinci total personel dan unit yang dikerahkan. Pihak pabrik juga belum memberikan keterangan resmi soal taksiran kerugian maupun rencana pemulihan produksi.

Terkini