TAKJIL BUKA PUASA VIRAL

Kurma Campur Mentega Takjil Buka Puasa Viral, Ini Lima Fakta Menariknya

Kurma Campur Mentega Takjil Buka Puasa Viral, Ini Lima Fakta Menariknya
Kurma Campur Mentega Takjil Buka Puasa Viral, Ini Lima Fakta Menariknya

JAKARTA - Tren takjil terus berkembang setiap Ramadan, termasuk munculnya kreasi kurma yang dipadukan dengan mentega. Kombinasi sederhana ini mendadak populer di media sosial dan banyak dicoba sebagai menu berbuka puasa karena dianggap memiliki rasa unik sekaligus praktis dibuat.

Kurma sendiri sudah lama menjadi pilihan utama untuk berbuka puasa karena kandungan nutrisi dan rasa manis alaminya. Buah ini identik dengan Ramadan dan sering dikonsumsi sebagai makanan pembuka sebelum hidangan utama.

Belakangan, kurma tidak hanya dimakan langsung tetapi juga diolah menjadi berbagai kreasi baru. Salah satu yang sedang ramai diperbincangkan adalah kurma yang dipadukan dengan mentega atau butter.

Berikut lima fakta tentang kurma campur mentega yang kini viral sebagai takjil.

Tren Viral dari Media Sosial

Kurma campur mentega menjadi populer setelah banyak konten kreator membagikan cara menikmatinya sebagai menu berbuka puasa. Kombinasi ini dianggap menghasilkan rasa gurih sekaligus manis yang berbeda dari kurma biasa.

Resep ini biasanya menggunakan kurma yang dibelah kemudian diisi mentega tawar atau unsalted butter sebelum dimakan langsung. Selain itu, ada juga yang menambahkan bahan lain seperti keju atau madu untuk memperkaya rasa.

Tren makanan berbasis kurma memang kerap muncul saat Ramadan karena banyak orang ingin mencoba variasi baru selain mengonsumsi kurma secara langsung.

Perpaduan Rasa Manis dan Gurih

Salah satu alasan kurma campur mentega disukai adalah perpaduan rasa yang kontras. Kurma memiliki rasa manis alami, sementara mentega memberikan sensasi gurih dan tekstur lembut.

Perpaduan ini membuat kurma terasa lebih kaya rasa dibandingkan kurma biasa. Tidak sedikit orang menyebutnya sebagai camilan praktis karena hanya membutuhkan dua bahan utama.

Mentega yang digunakan umumnya adalah mentega tawar agar rasa kurma tetap dominan dan tidak tertutup rasa asin.

Tetap Mengandung Kalori Tinggi

Meski terlihat sederhana, kurma campur mentega memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi. Kurma sendiri mengandung karbohidrat alami yang memberikan energi cepat saat berbuka puasa.

Penambahan mentega membuat jumlah kalori meningkat karena mentega mengandung lemak yang cukup tinggi. Karena itu, konsumsi dalam jumlah berlebihan tidak dianjurkan.

Spesialis gizi klinik dr Putri Sakti menyarankan agar konsumsi kurma dengan tambahan mentega tidak berlebihan karena dapat meningkatkan asupan lemak dan gula. Ia mengatakan, "Untuk orang-orang dengan riwayat kadar gula darah tinggi atau misal diabetes melitus sebaiknya tidak mengikuti resep viral tersebut."

Kurma Tetap Baik untuk Buka Puasa

Terlepas dari tren mentega, kurma tetap merupakan makanan yang baik dikonsumsi saat berbuka puasa jika tidak berlebihan. Kurma dikenal mampu membantu mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.

Praktisi kesehatan dr Ulul Albab menjelaskan bahwa kurma cocok sebagai makanan pembuka karena tidak menyebabkan lonjakan gula darah secepat makanan manis lainnya jika dikonsumsi secukupnya.

Ia menyarankan konsumsi beberapa butir kurma sebelum melanjutkan ke makanan utama agar tubuh beradaptasi dengan asupan makanan kembali.

Penambahan mentega pada kurma sendiri lebih bersifat preferensi rasa dibandingkan kebutuhan nutrisi tertentu.

Bagian dari Tren Takjil Kekinian

Kurma campur mentega merupakan contoh bagaimana tren takjil terus berubah dari waktu ke waktu. Setiap Ramadan biasanya muncul berbagai makanan baru yang menarik perhatian masyarakat.

Inovasi kuliner membuat kurma tidak hanya dimakan secara tradisional, tetapi juga diolah menjadi berbagai bentuk makanan dan minuman yang lebih modern.

Meski demikian, konsumsi takjil tetap perlu diperhatikan agar tidak berlebihan, terutama makanan yang tinggi gula dan lemak. Kurma campur mentega bisa menjadi alternatif camilan berbuka puasa, tetapi sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar agar tetap sehat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index