JAKARTA - Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. (NSSS) mengumumkan kesepakatan untuk menyalurkan keuntungan dividen tunai bernilai Rp119 miliar kepada para pemegang saham perusahaan.
Melalui laporan resmi keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), jajaran manajemen NSSS memaparkan ketetapan tersebut diambil lewat keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 12 Juni 2026.
”Perseroan akan melakukan pembagian dividen tahun buku 2025 sebesar Rp119,00 miliar atau Rp5 per lembar saham,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, dikutip Selasa (16/6/2026).
Alokasi keuntungan ini bakal didistribusikan kepada para investor perseroan yang namanya masuk dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) dengan batas paling lambat tanggal 25 Juni 2026.
Sedangkan untuk realisasi proses pengiriman dana tunai pembayaran dividen tersebut bakal dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2026 mendatang.
Sebelum agenda ini, pada periode Oktober 2025 pihak internal NSSS juga telah menggelontorkan dana dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp71,40 miliar atau setara Rp3 per lembar saham.
Melalui penggabungan tersebut, akumulasi total dividen yang diserahkan oleh korporasi kepada pemegang saham menyentuh level Rp8 per lembar saham atau total Rp190,4 miliar.
Sepanjang tahun buku 2025, NSSS mencatatkan performa penjualan yang melonjak 35,81 persen secara year-on-year (YoY) hingga mencapai nilai Rp2,01 triliun dari perolehan tahun sebelumnya sebesar Rp1,48 triliun.
Penyokong utama kenaikan omzet perseroan ditopang oleh kinerja positif dari dua lini bisnis inti mereka di sektor kelapa sawit.
Lini produk CPO menyumbang pemasokan nilai transaksi mencapai Rp1,70 triliun, meningkat dari angka Rp1,32 triliun pada performa tahun 2024.
Sedangkan untuk porsi penjualan dari sektor Palm Kernel (PK) ikut merangkak naik hingga menyentuh level Rp309,65 miliar pada periode pencatatan tahun ini.
Sejalan dengan peningkatan pendapatan, pos pengeluaran beban pokok penjualan korporasi ikut naik tipis menjadi Rp919,57 miliar dari posisi awal Rp905,08 miliar pada tahun 2024.
Meski begitu, sesudah dikurangi biaya operasional dan potongan pajak, perusahaan sukses membukukan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp647,82 miliar, atau melesat 112,66 persen secara YoY.
Rasio total tebaran dividen yang dialokasikan oleh NSSS untuk tahun buku 2025 ini mencerminkan porsi sebesar 29,39 persen dari keseluruhan perolehan keuntungan bersih korporasi.
Adapun rincian berkala mengenai agenda pembagian dividen milik emiten NSSS adalah sebagai berikut:
Cum dividen di lingkungan Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 23 Juni 2026
Cum dividen di lingkungan Pasar Tunai: 25 Juni 2026
Ex dividen di lingkungan Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 24 Juni 2026
Ex dividen di lingkungan Pasar Tunai: 26 Juni 2026
Recording date bagi pemegang hak: 25 Juni 2026
Tanggal realisasi pembayaran dana: 10 Juli 2026