BI

Warga Lampung Diimbau Tukar Uang Lebaran Lewat Pintar BI Tanpa Antre

Warga Lampung Diimbau Tukar Uang Lebaran Lewat Pintar BI Tanpa Antre
Warga Lampung Diimbau Tukar Uang Lebaran Lewat Pintar BI Tanpa Antre

JAKARTA - Bank Indonesia Provinsi Lampung mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan digital Pintar BI untuk melakukan penukaran uang rupiah menjelang Ramadan dan Idulfitri agar tidak perlu mengantre di lokasi penukaran. Layanan ini memungkinkan warga memesan jadwal terlebih dahulu sehingga proses penukaran menjadi lebih cepat dan tertib.

Melalui sistem pemesanan daring tersebut, masyarakat bisa memilih lokasi dan waktu penukaran sesuai ketersediaan kuota. Cara ini dinilai lebih efisien dibandingkan datang langsung tanpa pendaftaran karena setiap pemohon sudah memiliki jadwal pasti saat mendatangi lokasi penukaran uang.

Bank Indonesia menegaskan penggunaan layanan digital ini juga bertujuan mengurangi kepadatan antrean yang biasanya terjadi menjelang Lebaran. Selain lebih praktis, sistem tersebut membantu memastikan distribusi uang baru berjalan lebih tertib dan merata di seluruh wilayah Lampung.

Pendaftaran Dilakukan Secara Daring

Bank Indonesia menjelaskan bahwa masyarakat yang ingin menukar uang rupiah harus melakukan pendaftaran melalui laman resmi Pintar BI. Sistem ini akan memberikan bukti pemesanan yang wajib dibawa saat datang ke lokasi penukaran.

“Masyarakat dapat mendaftarkan melalui laman pintar.bi.go.id, sehingga saat di titik penukaran prosesnya lebih cepat, efisien, dan ada kepastian jadwal layanan,” kata perwakilan Bank Indonesia Lampung, dikutip 26 Februari 2026.

Dengan adanya kepastian jadwal tersebut, masyarakat tidak perlu lagi menunggu lama karena petugas sudah menyiapkan layanan sesuai data pemesanan. Hal ini juga membantu petugas mengatur jumlah penukar uang setiap hari agar tidak melebihi kapasitas layanan.

Selain itu, sistem pemesanan online memudahkan masyarakat mengetahui ketersediaan kuota penukaran secara real time. Jika kuota pada suatu lokasi telah habis, masyarakat dapat memilih jadwal dan tempat lain yang masih tersedia.

Menghindari Kerumunan Saat Penukaran Uang

Bank Indonesia Lampung menilai kebiasaan masyarakat yang datang langsung ke lokasi penukaran tanpa jadwal sering menimbulkan antrean panjang. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan ketidaknyamanan sekaligus memperlambat proses layanan.

Melalui layanan Pintar BI, masyarakat hanya datang sesuai jadwal yang telah dipilih sebelumnya. Dengan demikian waktu tunggu menjadi lebih singkat dan pelayanan dapat berlangsung lebih tertib.

Sistem ini juga membantu menjaga ketertiban karena setiap penukar telah tercatat dalam sistem. Petugas di lapangan dapat langsung memverifikasi data sehingga proses penukaran berjalan lebih lancar.

Bank Indonesia berharap masyarakat memahami pentingnya mengikuti prosedur resmi agar kegiatan penukaran uang dapat berjalan aman dan nyaman bagi semua pihak.

Persiapan Menjelang Ramadan dan Idulfitri

Kebutuhan uang pecahan baru biasanya meningkat tajam menjelang Ramadan dan Idulfitri karena tradisi berbagi uang kepada keluarga dan kerabat. Kondisi tersebut membuat layanan penukaran uang selalu ramai setiap tahun.

Program penukaran uang rupiah melalui layanan resmi Bank Indonesia menjadi salah satu upaya untuk memastikan masyarakat memperoleh uang layak edar dengan mudah. Sistem pemesanan online diharapkan dapat membantu distribusi uang baru berjalan lebih efektif.

Selain mempermudah masyarakat, penggunaan layanan resmi juga mengurangi risiko mendapatkan uang tidak layak edar atau penukaran melalui pihak tidak resmi.

Bank Indonesia Lampung terus mengingatkan masyarakat untuk hanya menggunakan layanan resmi dalam melakukan penukaran uang rupiah. Dengan memanfaatkan Pintar BI, masyarakat dapat menukar uang tanpa harus menghadapi antrean panjang sekaligus memperoleh kepastian jadwal layanan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index