Emiten Cat AVIA Raih Skor Maksimum pada Aspek Keberlanjutan Global

Kamis, 09 Juli 2026 | 04:35:01 WIB
ilustrasi Pabrik PT Avia Avian Tbk.

JAKARTA - Emiten produsen produk cat nasional PT Avia Avian Tbk (AVIA) berhasil mendongkrak capaian skor Environmental, Social, and Governance (ESG) rilisan lembaga pemeringkat FTSE Russell hingga menyentuh angka 4,0.

Pencapaian angka tersebut menempatkan posisi perseroan berada di atas rata-rata korporasi global yang bergerak pada lini subsektor Building Materials & Fixtures.

Keberhasilan ini sekaligus mengokohkan status emiten dalam jajaran konstituen resmi FTSE Russell ESG Rating 2026.

Kepala Hubungan Investor AVIA Andreas Hadikrisno mengutarakan bahwa kenaikan poin penilaian ESG tersebut menjadi cerminan efektivitas kinerja perseroan dalam menyatukan prinsip keberlanjutan ke dalam nadi aktivitas operasional bisnis.

Menurut pandangan dirinya, pengadopsian praktik berbasis ESG bukan lagi sebatas pemenuhan regulasi maupun tuntutan dari barisan pemodal global, melainkan telah menjelma sebagai fondasi utama bagi akselerasi pertumbuhan usaha jangka panjang.

"Kami meyakini bahwa praktik ESG bukan hanya menjadi tuntutan pasar global, tetapi juga fondasi penting dalam menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Andreas dalam keterangan resmi, Kamis (9/7/2026).

Menilik dari rincian hasil evaluasi tim FTSE Russell, AVIA sukses mengamankan posisi Percentile Rank 88 yang mengantarkan korporasi masuk ke dalam lingkar 12 persen entitas perusahaan terbaik di dunia pada subsektor sejenis.

Manajemen perseroan juga dinilai memiliki performa implementasi program keadilan lingkungan dan sosial yang jauh lebih unggul dibanding rata-rata kompetitor sejenis, baik di ranah internasional maupun di dalam negeri.

Dalam penilaian periode tahun ini, merek dagang Avian Brands sukses menyapu bersih skor tertinggi atau nilai maksimum pada sejumlah indikator utama yang mencakup aspek Environmental Supply Chain, Labour Standards, Human Rights & Community, serta Anti-Corruption.

Perolehan positif tersebut merepresentasikan komitmen nyata dari manajemen korporasi dalam membangun jaringan rantai pasok yang bertanggung jawab terhadap kelestarian alam sekitar.

Selain itu, capaian ini menegaskan komitmen untuk mewujudkan ruang kerja aman, setara, inklusif, sekaligus mempertebal sendi-sendi implementasi tata kelola perusahaan yang bersih.

Lembaga FTSE Russell yang bernaung sebagai bagian terintegrasi dari London Stock Exchange Group (LSEG) diakui luas sebagai penyedia indeks acuan global serta indikator pemeringkat performa ESG terpercaya.

Sistem pemeringkatan tersebut kerap diandalkan oleh para pelaku investasi institusional dan jajaran manajer investasi dunia dalam menakar mutu penyerapan pilar keberlanjutan dari suatu emiten.

Menilik dari sisi raihan kinerja usaha, korporasi cat yang dikomandoi oleh Hermanto Tanoko bersama Wijono Tanoko ini sebelumnya mematok target ekspansi nilai penjualan pada kisaran angka 6 persen hingga 10 persen untuk sepanjang periode tahun 2026.

Manajemen perseroan juga membidik target pertumbuhan volume distribusi produk cat pada rentang angka 4 persen hingga 8 persen pada kurun waktu tahun yang sama.

Wakil Presiden Direktur AVIA Ruslan Tanoko mengutarakan bahwa proyeksi target untuk tahun buku ini dirancang secara optimis setelah mengamati kondisi permintaan pasar properti serta kebutuhan renovasi hunian yang tetap stabil.

“Target penjualan pada 2026 masih akan dikontribusikan dari segmen cat dinding yang menyasar segmen menengah,” ujarnya dalam sesi earnings call, Jumat (27/2/2026).

Guna merealisasikan target pertumbuhan volume perdagangan tersebut, jajaran manajemen perusahaan telah merumuskan sejumlah formula serta langkah taktis yang terukur.

Salah satu program kerja utama adalah peluncuran varian lini produk anyar yang diformulasikan khusus demi menjawab dinamika tren kebutuhan para pelanggan masa kini.

Di samping itu, perusahaan akan mempercepat agenda distribusi unit mesin pencampur warna cat (tinting) secara masif ke berbagai jaringan toko ritel pemasar pihak ketiga.

Keberadaan mesin tinting ini mempermudah masyarakat penikmat produk untuk mendapatkan opsi palet warna cat yang lebih variatif serta presisi sesuai dengan selera personal masing-masing.

Langkah digitalisasi mekanis ini terbukti efektif dalam mendongkrak pengalaman berbelanja konsumen sekaligus memperkokoh daya saing korporasi di tengah persaingan pasar yang ketat.

Terkini