Mesin Uang Baru Xiaomi Laku Keras dan Raup Banyak Keuntungan

Senin, 06 Juli 2026 | 06:02:01 WIB
mobil listrik SU7.

JAKARTA - Raksasa teknologi Xiaomi memang sudah sangat melekat di hati konsumen sebagai produsen smartphone andal serta rupa-rupa perangkat pintar rumah tangga.

Namun, di kala badai krisis komponen chip memori berskala global sedang menghantam dan menekan angka penjualan produk HP asal China, Xiaomi rupanya memiliki sebuah 'mesin uang' anyar guna menyokong kelangsungan bisnisnya, yakni sektor kendaraan listrik (EV).

Kondisi positif ini membuat pergerakan saham dari emiten manufaktur EV asal China yang melantai di bursa Hong Kong langsung melesat tajam pada sesi perdagangan hari Kamis (2/7/2026).

Pelejutan kurva saham tersebut dipicu oleh gelombang optimisme para investor makro, pasca rentetan korporasi memublikasikan laporan volume pengiriman unit kendaraan mereka sepanjang Juni yang berada di posisi solid.

Dalam papan pencatatan finansial, pergerakan saham BYD dilaporkan melambung tinggi sekitar 9 persen, sementara di sisi lain performa saham Xiaomi ikut merangkak naik menyentuh kisaran 5 persen.

Pihak Xiaomi membeberkan jika volume distribusi pasokan kendaraan mereka pada periode Juni kembali sukses menembus ambang batas 30.000 unit.

Pencapaian impresif tersebut sekaligus menandai periode bulan ketiga secara berturut-turut bagi korporasi dalam mengamankan angka pengiriman di atas level 30.000 unit ke tangan konsumen.

Merujuk pada rangkuman data kalkulasi dari Citi, akumulasi total dari pengiriman unit kendaraan roda empat milik Xiaomi sepanjang Januari hingga Juni tercatat telah melampaui angka 180.000 unit.

Raihan angka bernilai tinggi tersebut setara dengan persentase sekitar 33 persen dari keseluruhan target distribusi perusahaan di sepanjang periode 2026 yang dipatok pada kuota 550.000 unit.

Lembaga Citi memberikan analisis bahwa pergerakan saham Xiaomi memiliki probabilitas besar untuk kembali menguat pada Agustus mendatang, selaras dengan rencana peluncuran unit mobil sport utility vehicle (SUV) mewah paling gres mereka bernama YU9.

"Setiap tanda bahwa bisnis memori mencapai puncaknya seiring adanya pengumuman belanja modal (capex) tambahan dari produsen memori China berskala global dapat menjadi sentimen positif bagi saham Xiaomi," tulis Citi, dikutip dari CNBC Internasional, Senin (6/7/2026).

Pada peta persaingan lain, kompetitor BYD membukukan volume penjualan armada mobil listrik mereka di angka fantastis sebanyak 403.472 unit sepanjang Juni bergulir.

Jumlah kuantitas tersebut menorehkan kurva kenaikan sebesar 5,46 persen bila dikomparasikan terhadap periode yang sama pada tahun lalu yang kala itu tertahan di level 382.585 unit.

Sementara itu, pihak Deutsche Bank mencatatkan bahwa agregat volume penjualan BYD pada triwulan kedua atau Q2 2026 melonjak drastis hingga 58 persen dibanding triwulan sebelumnya menjadi sekitar 1,1 juta unit.

"Kami memperkirakan laba bersih kuartalan perusahaan naik 145% secara kuartalan (QoQ) menjadi 10 billion yuan pada kuartal kedua," tulis Deutsche Bank dalam risetnya.

Terkini