JAKARTA - Proyek ponsel lipat atau foldable pertama besutan Apple kini dipastikan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan sebelumnya.
Sinyal terbaru dari rantai pasokan komponen menunjukkan perangkat hibrida tersebut akan segera diperkenalkan pada musim gugur mendatang.
Hal ini secara langsung menepis berbagai keraguan yang sempat muncul dari sejumlah pihak mengenai kesiapan lini produk baru Apple tersebut.
Berdasarkan laporan dari China Securities Journal yang dikutip oleh DigiTimes, pengiriman komponen untuk perangkat lipat ini telah dimulai dalam jumlah kecil.
Para pemasok mengonfirmasi telah menerima panduan bahwa peluncuran dijadwalkan pada bulan September, berbarengan dengan peluncuran iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Sumber kedua dari rantai pasokan juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada informasi mengenai penundaan.
Kabar ini sekaligus membantah kekhawatiran yang sebelumnya diungkapkan oleh para analis dan pembocor industri terkait kendala produksi.
Kendati demikian, Apple diketahui memiliki rekam jejak dalam menerapkan strategi peluncuran yang bersifat bertahap bagi produk-produk inovatifnya.
Sebagai contoh, iPhone X diperkenalkan bersamaan dengan lini iPhone 8 pada September 2017, tetapi pengiriman unitnya baru dilakukan pada bulan November.
Pendekatan serupa dinilai sangat mungkin kembali diterapkan oleh Apple untuk iPhone lipat ini meskipun pengumuman resminya tetap dilakukan pada bulan September.
Menurut laporan Mashable, iPhone lipat pertama ini diperkirakan akan mengusung layar utama OLED bagian dalam berukuran 7,8 inci dan layar luar 5,5 inci.
Dapur pacunya kemungkinan besar akan ditenagai oleh chipset terbaru, A20, serta menyematkan fitur keamanan Touch ID dan kamera belakang ganda.
Mengenai harga, sejumlah analis memperkirakan perangkat premium ini akan dibanderol di kisaran harga US$2.399 atau setara dengan Rp39 jutaan.