Kemenperin Perkuat Standar Mutu Emas Demi Lindungi Produk Nasional

Senin, 09 Maret 2026 | 12:42:34 WIB
Kemenperin Perkuat Standar Mutu Emas Demi Lindungi Produk Nasional

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat jaminan kualitas produk emas nasional untuk menjaga daya saing industri perhiasan Indonesia di tengah tren kenaikan harga emas dunia. 

Kebijakan ini diambil agar produk perhiasan dalam negeri tetap memenuhi standar internasional dan dapat dipercaya di pasar global.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyampaikan bahwa kinerja industri perhiasan Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan hasil yang positif.

“Peningkatan ekspor barang perhiasan dan barang berharga Indonesia mencapai 9,1 miliar dolar AS atau meningkat 65,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan sektor industri perhiasan Indonesia memiliki peluang besar untuk terus tumbuh di pasar internasional,” ujarnya.

Momentum positif ini, menurut Menperin, harus didukung dengan penguatan kualitas dan kepercayaan terhadap produk lokal agar industri perhiasan dapat memanfaatkan permintaan global yang tinggi.

Penguatan Mutu dan Akurasi Pengujian Kadar Emas

Salah satu fokus utama Kemenperin adalah memperkuat mutu dan akurasi pengujian kadar emas. Standar pengujian yang lebih ketat dianggap penting untuk memastikan setiap produk yang beredar di pasaran memiliki kualitas yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Peran laboratorium pengujian sangat strategis dalam memastikan kesesuaian kadar logam mulia sehingga produk yang beredar di pasar memiliki standar kualitas yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkap Menperin. 

Dengan akurasi pengujian yang tinggi, industri perhiasan Indonesia tidak hanya mampu memanfaatkan momentum permintaan global tetapi juga membangun reputasi sebagai produsen perhiasan berkualitas tinggi.

Sebagai bagian dari langkah ini, pemerintah mendorong partisipasi laboratorium dan industri dalam program Penyelenggara Uji Profisiensi (PUP), yang fokus pada peningkatan kemampuan laboratorium dalam melakukan pengujian yang dapat dibandingkan secara objektif sehingga menghasilkan hasil uji lebih konsisten dan terpercaya.

Program Uji Profisiensi Tingkatkan Standar Nasional

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Emmy Suryandari, menegaskan bahwa program uji profisiensi menjadi instrumen penting dalam mendukung industri perhiasan emas. Program ini memastikan laboratorium dapat melakukan pengujian mutu emas dengan akurat dan terpercaya.

“Kami terus mendorong penerapan standar dalam sektor industri, khususnya dalam memastikan kualitas produk yang beredar di pasar. Program Uji Profisiensi ini penting bagi laboratorium perusahaan industri yang melakukan pengujian mutu emas, karena meningkatkan keabsahan hasil uji mereka, sekaligus daya saing industri emas nasional di pasar global,” kata Emmy.

Pelaksanaan layanan uji profisiensi di bidang emas dilakukan oleh Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB), satuan kerja di bawah BSKJI. Program ini menjadi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia, sehingga menjadi rujukan nasional untuk pemastian mutu pengujian emas.

Manfaat Uji Profisiensi untuk Laboratorium dan Industri

Kepala BBSPJIKB, Zya Labiba, menjelaskan bahwa layanan PUP terbuka bagi berbagai sektor, termasuk industri, instansi swasta, maupun pemerintah. Layanan ini dapat diikuti oleh laboratorium yang telah terakreditasi maupun yang belum.

Menurut Zya, uji profisiensi memberikan berbagai manfaat:

Bukti pelaksanaan SNI ISO/IEC 17025:2017 Klausul 7.7.2 terkait keabsahan hasil

Evaluasi kinerja pengujian laboratorium

Memastikan tingkat akurasi pengujian terhadap populasi pengujian

“Program ini menggunakan skema simultan, yakni objek uji didistribusikan untuk pengujian secara bersamaan dalam periode waktu yang telah ditetapkan. Dengan metode tersebut, hasil pengujian dari setiap laboratorium dapat dibandingkan secara objektif, terukur, dan transparan,” jelas Zya.

Penerapan uji profisiensi ini diharapkan tidak hanya menjaga kualitas produk yang beredar di pasar domestik, tetapi juga meningkatkan reputasi industri perhiasan Indonesia di mata konsumen internasional.

Mendorong Daya Saing dan Kepercayaan Pasar

Dengan standar pengujian yang kuat, industri perhiasan nasional dapat lebih optimal memanfaatkan momentum permintaan global. Selain itu, penguatan mutu emas menjadi strategi penting untuk menjaga kepercayaan konsumen terhadap produk lokal di tengah fluktuasi harga emas dunia.

Langkah ini juga memberikan keuntungan strategis bagi pelaku industri perhiasan skala kecil dan menengah, karena keakuratan pengujian membantu mereka menegaskan kualitas produk mereka, memperluas pasar, dan meningkatkan nilai jual.

Dengan kombinasi kebijakan, program uji profisiensi, dan penguatan laboratorium, Kemenperin berupaya memastikan industri perhiasan Indonesia tetap kompetitif, berkualitas tinggi, dan mampu bersaing di tingkat global. 

Seiring waktu, hal ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen perhiasan emas yang terpercaya dan menjadi rujukan kualitas di pasar internasional.

Terkini