Update Harga Bawang Merah Dan Cabai Rawit Pada Selasa 3 Maret 2026 Pagi

Selasa, 03 Maret 2026 | 11:38:14 WIB
Update Harga Bawang Merah Dan Cabai Rawit Pada Selasa 3 Maret 2026 Pagi

JAKARTA - Pada Selasa, 3 Maret 2026 pagi, Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga beberapa komoditas pangan mengalami peningkatan. 

Berdasarkan data yang diambil pukul 09.56 WIB, bawang merah dijual di level Rp47.650 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah mencapai Rp68.550 per kilogram.

Fenomena kenaikan harga ini menjadi perhatian bagi masyarakat dan pedagang eceran di seluruh Indonesia. Data PIHPS menunjukkan bahwa selain bawang merah dan cabai rawit, beberapa komoditas pangan lain juga mengalami fluktuasi harga yang signifikan.

Harga Bawang Putih dan Beras

Selain komoditas cabai rawit merah, PIHPS mencatat bawang putih diperdagangkan dengan harga Rp43.600 per kilogram. Sementara itu, harga beras bervariasi sesuai kualitasnya. Beras kualitas bawah I berada pada harga Rp14.600 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II dipasarkan Rp14.500 per kilogram.

Beras kualitas medium I terpantau Rp15.750 per kilogram, sedangkan medium II mencapai Rp15.850 per kilogram. Untuk kualitas premium, beras super I dipatok Rp17.150 per kilogram, sementara super II dijual Rp16.900 per kilogram. Fluktuasi harga ini menunjukkan adanya perbedaan permintaan dan pasokan di berbagai daerah.

Variasi Harga Cabai

Selain cabai rawit merah, jenis cabai lain yang diamati PIHPS antara lain cabai merah besar dengan harga Rp40.200 per kilogram, cabai merah keriting Rp40.350 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp37.850 per kilogram. Kenaikan harga cabai menjadi sorotan karena komoditas ini banyak digunakan sebagai bumbu harian masyarakat, sehingga berdampak langsung pada biaya hidup.

Harga Daging dan Telur

PIHPS juga mencatat harga daging ayam ras berada pada Rp37.900 per kilogram. Sedangkan untuk daging sapi, kualitas I dipatok Rp142.800 per kilogram dan kualitas II dijual Rp139.400 per kilogram. Kenaikan harga daging sapi biasanya dipengaruhi oleh faktor pasokan ternak dan biaya transportasi, sehingga mempengaruhi harga di tingkat eceran.

Selain itu, telur ayam ras tercatat Rp33.900 per kilogram. Harga telur tetap stabil dibandingkan komoditas lain, namun menjadi perhatian masyarakat karena menjadi sumber protein utama keluarga.

Harga Gula dan Minyak Goreng

Untuk komoditas gula, gula pasir kualitas premium tercatat Rp22.000 per kilogram, sementara gula pasir lokal berada pada harga Rp19.200 per kilogram. Perbedaan harga ini biasanya terkait kualitas, asal produk, dan biaya distribusi di pasar lokal.

Harga minyak goreng curah tercatat Rp18.850 per liter. Sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp22.950 per liter, dan kemasan bermerek II mencapai Rp22.100 per liter. Kenaikan harga minyak goreng menjadi sorotan karena berpengaruh langsung terhadap biaya masak rumah tangga dan usaha kuliner.

Faktor Penyebab Fluktuasi

Fluktuasi harga bawang merah, cabai, dan komoditas lainnya disebabkan oleh kombinasi faktor pasokan, distribusi, cuaca, dan permintaan masyarakat. Menurut pengamatan PIHPS, daerah-daerah penghasil utama bawang merah dan cabai mengalami tantangan dalam distribusi, sehingga harga di pasar nasional menjadi lebih tinggi.

Selain itu, permintaan yang meningkat menjelang bulan tertentu dapat memicu kenaikan harga. Misalnya, menjelang perayaan keagamaan atau musim mudik, kebutuhan bawang merah dan cabai meningkat tajam, yang mempengaruhi harga di tingkat pedagang eceran.

Dampak terhadap Masyarakat

Kenaikan harga bawang merah dan cabai rawit ini berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Sebagai komoditas pokok dalam bumbu dapur, masyarakat harus menyesuaikan pengeluaran sehari-hari. Pedagang eceran juga harus memperhatikan strategi penjualan agar tetap kompetitif tanpa merugi.

Di sisi lain, pemerintah dan pihak terkait dapat memantau harga melalui PIHPS untuk mengantisipasi lonjakan harga yang terlalu tinggi, serta memastikan distribusi pangan tetap lancar ke seluruh wilayah. Data ini juga menjadi referensi bagi kebijakan subsidi atau operasi pasar yang dapat menstabilkan harga.

Secara keseluruhan, data PIHPS Selasa, 3 Maret 2026 pagi, menunjukkan bahwa harga bawang merah Rp47.650 per kilogram dan cabai rawit merah Rp68.550 per kilogram berada pada level tinggi. Komoditas lain seperti bawang putih, beras, daging, gula, minyak goreng, dan telur juga mengalami fluktuasi harga.

Masyarakat diimbau untuk memantau harga melalui sumber resmi seperti PIHPS, menyesuaikan pengeluaran, dan tetap mengutamakan efisiensi dalam penggunaan bahan pokok. 

Pemantauan harga secara berkala juga membantu pemerintah dan pedagang dalam menjaga kestabilan pasar, sehingga komoditas pangan tetap tersedia dengan harga yang wajar.

Dengan demikian, data harga bawang merah, cabai rawit, dan komoditas lainnya menjadi indikator penting bagi perencanaan ekonomi rumah tangga dan strategi distribusi pangan nasional, khususnya menjelang musim tertentu yang mempengaruhi permintaan masyarakat.

Terkini