Pemkab Purwakarta dan EWINDO Bersinergi Perkuat Regenerasi Petani dan Ketahanan Pangan Nasional

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:26:03 WIB
Pemkab Purwakarta dan EWINDO Bersinergi Perkuat Regenerasi Petani dan Ketahanan Pangan Nasional

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat, resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT East West Seed Indonesia (EWINDO) dalam upaya memperkuat regenerasi petani sekaligus meningkatkan ketahanan pangan daerah yang dinilai sebagai bagian dari agenda nasional.

Kolaborasi Strategis Tangkal Tantangan Regenerasi Petani

Kerja sama formal ini dituangkan pada penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkab Purwakarta dengan EWINDO yang berlangsung pada 18 Februari 2026 di kawasan Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta. Fokus utama kolaborasi ini adalah menjawab tantangan regenerasi petani yang selama ini menjadi persoalan kompleks di sektor pertanian Indonesia—terutama dengan semakin menurunnya minat generasi muda terjun ke dunia pertanian.

Menurut data terbaru, jumlah petani di Indonesia mengalami penurunan sebesar 7,4 persen dalam sepuluh tahun terakhir, dari sekitar 31,70 juta menjadi 29,34 juta orang pada 2023, dengan mayoritas petani saat ini berusia lanjut dan generasi muda masih enggan melanjutkan profesi ini.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, menyatakan bahwa regenerasi petani bukan sekadar persoalan lokal, tetapi telah menjadi isu strategis nasional yang membutuhkan langkah terpadu antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat.

Program Utama: Edukasi dan Praktik Pertanian Berkelanjutan

Dalam kerja sama ini, kedua pihak menyepakati dua program unggulan sebagai fokus pelaksanaan kolaborasi. Pertama, penguatan Kebun Istimewa sebagai pusat edukasi dan praktik pertanian yang akan memberi ruang bagi calon petani untuk belajar langsung teknik budidaya, pengelolaan sumber daya, dan inovasi agroteknologi.

Kedua, implementasi Program Sekolah Berkebun, yang dirancang untuk memperkenalkan dasar-dasar pertanian serta pemahaman tentang rantai pangan kepada siswa sekolah sejak dini. Program ini diharapkan menjadi jembatan antara pendidikan formal dan keterlibatan generasi muda dalam dunia pertanian.

Bupati Saepul Bahri menyampaikan bahwa pendekatan yang menanamkan pemahaman sejak dini sangat penting untuk menumbuhkan rasa cinta dan kesadaran generasi muda terhadap profesi petani, sekaligus memperkuat basis ketahanan pangan nasional.

Peran Sektor Swasta dalam Membangun Ekosistem Pertanian

Tidak hanya pemerintah daerah, peran sektor swasta melalui EWINDO juga dinilai penting dalam mendukung pertanian yang tidak hanya produktif tetapi juga berkelanjutan. Dalam sambutannya, Glenn Pardede, Managing Director EWINDO, menegaskan bahwa kontribusi industri pertanian tidak boleh berhenti hanya pada penyediaan benih berkualitas, tetapi harus merambah ke pembangunan ekosistem yang dapat memastikan inovasi disertai edukasi, serta produktivitas yang berpadu dengan keberlanjutan.

Menurut Pardede, kolaborasi ini mencerminkan pendekatan pembangunan pertanian berbasis ekosistem—dimana sinergi kebijakan, inovasi, dan transfer pengetahuan menjadi unsur penting dalam menjawab tantangan global dan lokal di sektor pangan.

Sinergi Penguatan Hortikultura dan Kebutuhan Pasar

Selain aspek edukasi, kerja sama ini juga diarahkan untuk menyelaraskan potensi produksi hortikultura lokal dengan kebutuhan pasar dan program-program sosial seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Pendekatan ini dimaksudkan agar penguatan sektor pertanian tidak hanya berdampak pada produksi semata, tetapi juga pada distribusi pangan yang berkelanjutan serta peningkatan akses pangan bergizi bagi masyarakat luas.

Dalam rangkaian kegiatan, Bupati Purwakarta dan jajaran juga meninjau fasilitas produksi dan riset EWINDO untuk menyaksikan langsung proses pengembangan varietas hortikultura yang adaptif terhadap kondisi agroklimat setempat dan kebutuhan para petani di lapangan.

Harapan untuk Masa Depan Pertanian yang Berkelanjutan

Kerja sama antara Pemkab Purwakarta dan EWINDO mencerminkan sebuah langkah progresif menuju pertanian yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini tidak hanya berpotensi memberikan dampak positif bagi produktivitas dan kesejahteraan petani lokal, tetapi juga menjadi model bagi daerah lain dalam mendesain strategi untuk menarik generasi muda ke sektor pertanian—sebuah tantangan besar yang tengah dihadapi Indonesia saat ini.

Melalui pendekatan kolaboratif antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan program edukasi sejak dini, Purwakarta berambisi memainkan peran signifikan tidak hanya dalam ketahanan pangan daerah, tetapi juga dalam kontribusinya terhadap agenda ketahanan pangan nasional di masa mendatang.

Terkini