JAKARTA - Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kali ini menghadirkan nuansa berbeda di salah satu kawasan perdagangan ikonik Jakarta. Di tengah riuh rendahnya aktivitas jual beli, pertunjukan barongsai menjadi magnet tersendiri bagi warga yang datang ke Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (12 Februari 2026). Atraksi yang digelar di area Blok 4 dan 5 ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat ikatan kebersamaan di tengah masyarakat menjelang hari besar tersebut.
Barongsai Berputar Mengelilingi Kios Pasar
Pertunjukan barongsai itu dimulai di halaman pasar dan berlanjut menyusuri deretan kios yang ramai dikunjungi pedagang serta pembeli. Setiap gerakan lincah sang barongsai, lengkap dengan dentuman musik pengiring, menciptakan suasana meriah yang kontras dengan rutinitas transaksi harian. Banyak pengunjung yang berhenti sejenak untuk menikmati aksi tersebut bahkan merekamnya melalui ponsel mereka.
Reaksi Pedagang dan Pengunjung di Tengah Kesibukan
Kehadiran barongsai jelas mencuri perhatian di tengah kerumunan orang. Sejumlah pedagang menyampaikan sambutan positif terhadap kegiatan tersebut. Mereka menilai bahwa atraksi itu sukses menciptakan suasana berbeda, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai daya tarik tambahan menjelang momentum Imlek yang identik dengan semangat baru dan harapan.
Makna Budaya di Balik Tarian Barongsai
Pertunjukan yang tampak bermain-main di antara kios tidak hanya berperan sebagai hiburan. Secara budaya, barongsai memiliki makna simbolis kuat dalam tradisi perayaan Imlek yang dilangsungkan di berbagai komunitas Tionghoa dan masyarakat luas. Dalam konteks Imlek 2577 Kongzili, tahun ini menandai masuknya Tahun Kuda Api, sebuah lambang energi, kebebasan, dan dinamisme berpadu dengan unsur api yang menggambarkan gairah dan kreativitas.
Hiburan Tradisional yang Menyatukan Warga
Atraksi seperti barongsai sebetulnya senantiasa identik dengan perayaan Imlek di banyak wilayah, termasuk pusat perbelanjaan atau lokasi publik lainnya di Jakarta. Di kawasan pusat perbelanjaan Senen misalnya, barongsai juga muncul sebagai bagian dari rangkaian kegiatan untuk memeriahkan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili serta menarik lebih banyak pengunjung datang dan menikmati suasana budaya yang berbeda. Iringan musik ritmis dan kostum berwarna cerah memperkuat nuansa festival ini.
Perayaan Imlek di Ruang Publik Mendorong Kebersamaan
Penyelenggara acara mengungkapkan harapan bahwa pertunjukan barongsai di Pasar Senen akan mempererat kebersamaan di antara masyarakat dari berbagai latar belakang. Kegiatan ini bukan hanya milik komunitas tertentu, tetapi menjadi momen inklusif yang dapat dinikmati bersama, sekaligus mengenalkan tradisi budaya kepada lebih banyak orang yang mungkin belum familiar dengan kesenian barongsai.
Secara keseluruhan, atraksi barongsai yang digelar di antara kios-kios pasar tidak hanya menjadi suguhan visual menarik bagi pengunjung, tetapi juga simbol semangat kebersamaan dan warna baru dalam menyambut Tahun Baru Imlek. Tridimensional dari musik, gerakan, dan simbolisme budaya menciptakan pengalaman berbeda yang tidak hanya meriah, tetapi juga bermakna di tengah aktivitas harian masyarakat ibu kota.